Efek Samping Body Slim Herbal Yang Harus Diwaspadai

Apakah Anda pengguna baru produk diet Body Slim Herbal? Jika iya, tentunya ada beberapa pertanyaan yang bisa jadi mengganggu pikiran Anda. Misalnya mengapa hasil yang didapatkan tidak sebagus yang diharapkan. Nah, kali ini kita akan mengorek lebih jauh mengenai uneg-uneg atau pertanyaan seputar produk ini dan berbagai pengalaman yang dirasakan oleh konsumen. Bukan tidak mungkin jika pengalaman yang dirasakan satu konsumen berbeda dengan yang dirasakan konsumen lainnya. Jadi, efek dan hasil pada tiap konsumen bisa bervariasi karena ada berbagai faktor yang menentukan misalnya berat badan awal. Semakin gemuk konsumen, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk memberikan hasil signifikan karena lemak telah tertimbun terlalu lama di dalam tubuh.

Bagaimana Mengatasi Efek Samping Body Slim Herbal

Berbicara soal efek samping Body Slim Herbal, salah satu yang paling sering terjadi adalah konsumen masih belum mendapatkan hasil yang diinginkan. Ada beberapa hal yang menyebabkan penurunan berat badan tidak signifikan setelah konsumsi BSH, diantaranya berat badan yang terlalu gemuk dan ada riwayat menggunakan produk diet sebelumnya. Jadi, tunggu hingga minggu kedua dan ketiga untuk melihat hasil signifikan. Efek samping lain yang kerap dirasakan adalah perasaan mengantuk setelah mengkonsumsi BSH. Hal ini normal dan tidak perlu dikhawatirkan karena setelah mengkonsumsi BSH, tubuh bekerja keras untuk menstabilkan metabolism sehingga tubuh merasa lemas dan efeknya perasaan kantuk datang. Setelah pemakaian satu minggu, efek ini akan hilang dengan sendirinya.

Susah BAB menjadi salah satu efek samping lain yang kadang dirasakan oleh sebagian kecil konsumen. Bisa jadi, BSH fokus untuk mengeluarkan lemak melalui keringat dan seni. Jadi, sebagai pelengkapnya, konsumen harus mengkonsumsi lebih banyak air terutama di pagi hari, buah dan sayuran berserat agar BAB tetap lancar. Beberapa konsumen juga mengeluh soal berat badan yang justru naik selama penggunaan BSH Bodyslimherbalku. Coba perhatikan, apakah BSH dikonsumsi selama menstruasi? Jika iya, itu bisa jadi salah satu sebabnya. Atau, konsumen justru malah mengkonsumsi lebih banyak makanan karena berharap BSH akan melunturkan semua kalori dan lemak yang dikonsumsi. Padahal, selama konsumsi, makanan juga harus dibatasi.